Kamis, 18 Mei 2023

Diluar Nalar Coyy, Teknologi Sekarang Makin Kecil??


Hai Teman-teman, kalian pasti taukan pada era modern ini jika teknologi itu sekarang semakin berkembang. Bahkan ada orang atau ilmuwan yang memprint organ manusia menggunakan 3D Printer yang bisa bekerja, gila banget kan teknologi sekarang? nahh, salah satu inovasi menakjubkan yang muncul ialah nanoteknologi, yang seperti kalian tahu bahwa nano itu ukurannya kecil banget. 

Para ilmuwan ingin membuat teknologi berukuran nano atau sangat kecil yakni 10^-9 meter. Ukuran itu bahkan lebih kecil dari diameter sehelai rambut kita, yang dimana diameter rambut kita itu berukuran 80.000 nanometer, WOWW GILA BANGET!! 

Pada skala nano, sifat dan perilaku materi dapat berbeda secara signifikan dibandingkan dengan skala yang lebih besar. Para ilmuwan dan insinyur nanoteknologi merancang materi dengan mengatur atau mengontrol molekul, atom, dan partikel-partikel yang lebih kecil lagi. Mereka bekerja agar bisa memahami sifat-sifat pada tingkat molekul untuk menciptakan benda yang memiliki fungsi unik yang diinginkan, jadi nanoteknologi ini bisa bikin suatu benda tuh jadi terasa ter-upgrade kayak kain anti air lah contohnya. Selain dari kain anti air yang disebut tadi, apa kalian sadar jika sunscreen yang kalian gunakan juga termasuk kedalam nanoteknologi?? Faktanya sunscreen menggunakan nanoteknologi agar perlindungan yang dikasih oleh setiap cairannya lebih efektif terhadap cahaya matahari.

.

sumber: ArtMarie/iStock.com

Ada banyak sekali loh bidang-bidang yang terpengaruh nanoteknologi ini contohnya bidang elektronik, energi, kesehatan, material, lingkungan, komunikasi, dan keamanan. Nah sunscreen yang disebut tadi masuknya ke bidang kesehatan masbro. Kalian penasaran gak, kenapa sunscreen bisa menghalangi sinar matahari ke tubuh kita khususnya sinar UV. Nah itu karena sunscreen menggunakan nanopartikel yang dinamakan oksida seng atau zinc okside dan oksida titanium atau titanium dioxide, ukuran dari nanopartikel ini bener-bener kecil banget cuman kurang dari 100 nanometer. Jadi karena ukurannya yang kecil ini, cairan dari sunscreen bisa lebih mudah menyebar merata ke permukaan kulit temen temen. Nanopartikel dalam penggunaan sunscreen juga punya sifat yang unik loh, yaitu mereka bisa menyerap dan menyebarkan sinar UV dengan efektif. Mereka juga lebih tahan keringat dan air yang ngebikin perlindungan dari sunscreen akan tetap terjaga. Tapi pastiin kalian jangan nge jilat sunscreen ini ya apalagi ditelan, haha.

Nahhh kan tadi kita udah bahas sunscreen, sekarang gua pengennya ngebahas kaos anti air nih, diantara kalian juga pasti udah banyak yang mendengar perihal kaos ini, apalagi kalian yang sukanya ke gunung udah ga asing lagi sama pakaian anti air mah. Jadi pakaian atau kaos anti air ini itu diberi lapisan nanopartikel untuk memberikan sifat tahan air atau perlindungan terhadap bahan-bahan yang bersifat cair. Teknologi ini bisa bikin pakaian kalian tetep kering walaupun kalian menerobos hujan ataupun kubungan air, keren banget kann. 

sumber: decathion.co.uk

Proses pembuatan kaos anti air dengan menggunakan nanoteknologi melibatkan pengaplikasian lapisan nanoskala di atas serat kain. Nama dari nanopartikel ini yaitu nanopartikel silika (Si02) atau nanopartikel perak (Ag). Nahh nantinya nanopartikel yang digunakan dapat membentuk lapisan hidrofobik (anti air) pada permukaan serat kain, yang menghasilkan efek perlindungan terhadap air. Lapisan nanoskala ini membentuk gumpalan-gumpalan kecil yang membuat air tidak menyerap ke dalam serat kain, melainkan membentuk tetesan yang menggelinding di atasnya. Waww, ini seperti daun talas bukan? Dengan adanya lapisan nanoskala ini, kaos anti air dapat mengalirkan air dan menjaga permukaannya tetap kering. Ini berarti kaos tersebut akan lebih tahan terhadap noda air, percikan air, atau bahan cair lainnya seperti minyak, tinta, atau minuman. Tapi kalian harus tahu jika sifat anti air pada  kaos ini dapat mengalami penurunan penggunaannya dan pencuciang berulang. 

Jadii, kayaknya semua benda bisa dibikin tahan air jika kita lapisi nanopartikel yang sudah dibahas tadi ya. Apa mungkin kita bisa bikin komputer tahan air dimasa depan nanti?? Sayangnya untuk masa sekarang teknologi anti air ini hanya bisa diterapkan ke beberapa objek saja seperti kain. Faktor kedua adalah penerapan nanopartikelnya, misalnya pada pakaian anti air, nanopartikel dapat diterapkan melalui proses pengecatan dan melalui lapisan pelindung yang dioleskan ke permukaan kain.

Yuukk kita semuanya memahami nanoteknologi ini agar dimasa yang akan datang, yang mengembangkan nanoteknologi ini bukanlah orang lain melainkan kita. Kita semua harus memajukan teknologi agar permasalahan yang ada di dunia ini dapat terselesaikan dan termudahkan, tapi tentu saja jika kita ingin semua masalah dimudahkan, tempat untuk berdoa hanyalah satu yaitu Allah.

Mari berdoa agar teknologi semakin berkembang dan terkurang dampak buruknya terhadap lingkungan maupun terhadap manusia. Sekian dari saya terima kasih. 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diluar Nalar Coyy, Teknologi Sekarang Makin Kecil??

Hai Teman-teman, kalian pasti taukan pada era modern ini jika teknologi itu sekarang semakin berkembang. Bahkan ada orang atau ilmuwan yang ...